fix
fix
OPINI & WAWANCARA
BBM, Politik dan Kepentingan Rakyat
Oleh : Fajar Kurnianto
JADWAL SHALAT   Subuh 05:29 WIB | Dzuhur 12:39 WIB | Ashar 15:59 WIB | Maghrib 18:40 WIB | Isya 19:46 WIB
Nusantara & Mancanegara

Anak-anak, Korban Kekerasan Seks di Zona Konflik

Di Republik Demokratik Kongo, hampir duapertiga kasus kekerasan seksual berdasarkan laporan PBB tahun 2008, melibatkan anak-anak yang sebagian besar masih remaja.
10 April 2013 15:00:00 WIB

devi | hsn
London, POL

 

SAVE the Children, organisasi nirlaba, menjelaskan bahwa di kawasan zona perang dunia, anak-anak adalah korban utama perkosaan dan bentuk kekerasan seksual lainnya.

Kesimpulan itu berdasarkan data serta kesaksian dari sejumlah orang di negara-negara yang dilanda konflik dalam sepuluh tahun terakhir, termasuk Kolombia, Liberia, dan Kongo.

Inggris mengungkapkan akan menempatkan masalah kekerasan seksual di negara-negara yang dilanda konflik ini selama memimpin kelompok G-8 tahun ini.

Save the Children menjelaskan lebih lanjut, bahwa program untuk menghentikan kekerasan dan membantu anak-anak di zona konflik, dalam keadaan kekurangan dana. Isu ini akan diangkat dalam pertemuan Menteri Luar Negeri G8 di London, Rabu (10/4/2013).

Save the Children melaporkan banyak korban selamat yang diabaikan setelah mengalami kekerasan ini. Disebutkan banyak anak mengalami trauma psikologis seumur hidup mereka.

Bahkan jika mereka pulih secara fisik, banyak korban menanggung luka psikologis selama sisa hidup mereka, dan sering mereka disingkirkan dari masyarakat.

"Mengejutkan bahwa di zona konflik seluruh dunia, anak-anak diperkosa dan dianiaya dan angka kasusnya mengkhawatirkan," kata direktur Save the Children, Justin Forsyth.

Ia menambahkan, kekerasan seksual adalah salah satu tragedi tersembunyi dari perang dan dampaknya bisa merusak sepanjang hidup.

Menteri Luar Negeri Inggris, William Hague, mengkampanyekan kesadaran atas masalah perkosaan anak-anak ini bersama aktris dan juga utusan khusus PBB Angelina Jolie. Hague dan Jolie baru-baru ini bertemu dengan para korban di Kongo.

Salah satu temuan Save the Children di Liberia menyebutkan lebih dari 83% korban dari tahun 2011-2012 berusia di bawah 17 tahun dan hampir semua diperkosa.

Pasca konflik di Sierra Leone, lebih dari 70% kasus kekerasan seksual, disaksikan Komite Penyelamat Internasional (IRC), dialami gadis di bawah 18 tahun, dimana lebih dari seperlima-nya adalah anak-anak di bawah usia 11 tahun, begitu dilaporkan.

Di Republik Demokratik Kongo, hampir duapertiga kasus kekerasan seksual berdasarkan laporan PBB tahun 2008, melibatkan anak-anak yang sebagian besar masih remaja.

Anak-anak laki dan perempuan diculik dan dilecehkan oleh tentara dan kelompok separatis, menurut laporan lembaga non profit, dan anak-anak terjebak dalam kekerasan.

Para Menteri Luar Negeri G8 - dari Inggris, Kanada, Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Rusia dan Amerika Serikat - akan bertemu di London. Mereka akan mengadakan makan malam pada Rabu dan pembicaraan resmi pada hari Kamis.


Print
Tinggalkan komentar....





EKONOMI DAN BISNIS


Skotlandia Tak Jadi Pisah, Poundsterling Mendadak Naik

NILAI mata uang Poundsterling mendadak naik pada sore ini karena referendum independensi Skotlandia dibatalkan. Dilansir dari…
19 September 2014 18:45:00 WIB

Jadi Ambassador PBB, Emma Watson Berikan Pidatonya

MENJADI Ambassador Goodwill untuk PBB, Emma Watson mulai disibukkan dengan kegiatan sosialnya di beberapa negara. Salah…
19 September 2014 13:58:00 WIB

Rakyat Skotlandia Tolak Pisah dari Inggris

19 September 2014 02:44:00 WIB

PM Thailand Minta Maaf Soal Kasus Bikini

18 September 2014 20:54:00 WIB

Sering Pakai Laptop Buat Pria Mandul ?

13 September 2014 08:00:00 WIB

Indahnya Rumah Tahan Gempa di Jepang

RUMAH tahan gempa atau Sakura House bukan sekadar rumah, Pemerintah Jepang mengembangkan rumah keluarga  yang menyatu…
13 September 2014 11:07:00 WIB

Akhir Pekan Ini Harga Minyak Dunia Turun

13 September 2014 11:43:00 WIB

Solidaritas Tim Sepak Bola Dukung Hijab

13 September 2014 03:40:00 WIB

Katie Holmes Jadi Wanita Miskin

19 September 2014 17:51:00 WIB

Skotlandia Tak Jadi Pisah, Poundsterling Mendadak Naik

NILAI mata uang Poundsterling mendadak naik pada sore ini karena referendum independensi Skotlandia dibatalkan. Dilansir dari…
19 September 2014 15:59:00 WIB

Gelar Budaya Rakyat, Kolaborasi Empat Negara

19 September 2014 14:52:00 WIB

Panglima TNI Siap Kehilangan Jabatan

19 September 2014 14:23:00 WIB

Berubah Haluan, LSI Nilai SBY Plin-Plan

19 September 2014 12:24:00 WIB

RUU Perlindungan Anak Akan Disahkan

19 September 2014 11:00:00 WIB

Korban Kecelakaan Kerja Terima Rp2,8 Miliar

13 September 2014 23:21:00 WIB

Digempur Produk Asing, Siapkah Wali Menghadapi ?

SAAT pemberlakuan pasar bebas Asean atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) tahun depan, sektor bisnis Waralaba dan…
13 September 2014 23:11:00 WIB

Aktivitas Vulkanik Gunung Slamet Mereda

15 September 2014 13:36:00 WIB

Urgensi Aksesi FCTC Untuk Perlindungan Anak

13 September 2014 22:52:00 WIB

Ini Cara Berhenti Merokok Yang Salah

13 September 2014 22:39:00 WIB

Pilkada Langsung Banyak Mudharatnya

13 September 2014 14:45:00 WIB

Dua Asosiasi Tolak Iklan Telkomsel dan XL

13 September 2014 15:00:00 WIB

Ini Yang Dirasakan Pecandu Narkoba

16 September 2014 16:58:00 WIB

BPN Lakukan Inovasi Pelayanan Pertanahan

IKLAN PALING BAWAH